4 Tips Mencegah Risiko Bayi Cacat Lahir

4 Tips Mencegah Risiko Bayi Cacat Lahir

Tips Mencegah Risiko Bayi Cacat Lahir , kematian bayi baru lahir (neonatal) Di Indonesia masih menjadi permasalahan kesehatan.

Angka kematian bayi di Indonesia adalah 32/1000 kelahiran hidup dan kematian neonatal 19/1000 kelahiran hidup (SDKI, 2012).

Saat ini, kelainan bawaan mempunyai kontribusi yang cukup besar sebagai penyebab kematian neonatal. 
 
Data laporan Riskesdas tahun 2007 menyatakan bahwa sebesar 1,4% bayi baru lahir usia 0-6 hari pertama kelahiran dan 18,1% bayi baru lahir usia 7-28 hari meninggal disebabkan karena kelainan bawaan.

Data WHO SEARO tahun 2010 memperkirakan prevalensi kelainan bawaan di Indonesia adalah 59.3 per 1000 kelahiran hidup.

Jika setiap tahun lahir 5 juta bayi di Indonesia, maka akan ada sekitar 295.000 kasus kelainan bawaan pertahun.

Walaupun penyebab utama kelainan kongenital adalah  faktor genetik, infeksi dan faktor lingkungan, namun sebenarnya banyak dari kelainan tersebut dapat dicegah.

4 Tips Mencegah Risiko Bayi Cacat Lahir

Berikut beberapa Tips Mencegah Risiko Bayi Cacat Lahir yang bisa moms lakukan.

1.Hindari Alkohol

Alkohol adalah hal yang sangat sering didengar untuk dihindari oleh perempuan terutama ibu hamil.

Konsumsi alcohol dapat menyebabkan sindrom alkohol pada janin (Fetal Alcohol Syndrome-FAS) yang mengakibatkan cacat lahir, sulit belajar, dan sulit berkomunikasi ketika dewasa.

Hal ini dikarenakan alkohol yang Ibu minum akan mengalir bersamaan dengan aliran darah dan dapat menembus plasenta.

Tubuh janin (terutama bagian hati) masih belum kuat memproses alkohol seperti orang dewasa sehingga hal ini dapat memengaruhi pertumbuhannya.

Terbayang kan betapa bahayanya alkohol jika masuk dalam peredaran darah bayi di kandungan moms.    

2. Hindari Rokok

Selain alkohol, rokok juga memiliki banyak sekali dampak buruk bagi kesehatan bayi.  Rokok dapat mengurangi jumlah oksigen untuk janin.

Ini dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur, lahir cacat, hingga kematian.

Tidak hanya itu saja, sebisa mungkin Ibu juga menghindari paparan asap rokok guna menjaga kesehatan ibu dan bayi tentunya.

Meski tidak merokok secara langsung, menghisap asapnya juga dapat membuat si Kecil terkena risiko asma, alergi, penyakit paru-paru, infeksi telinga, dan juga kematian mendadak atau Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

3. Hindari Produk yang Mengandung Bahan Kimia

Bahan – bahan kimia di sekitar kita memang cukup banyak terutama dari penggunaan kosmetik seperti cat kuku, parfum, obat jerawat, dan lainnya.

Bahan-bahan kimia yang tidak aman tentu berdampak buruk bagi moms dan si kecil dalam kandungan.

Oleh karena itu, Ibu perlu hati-hati saat memilih produk perawatan yang aman saat hamil, konsultasikan dengan dokter dalam pemilihan produk produk tersebut. 

4. Penuhi Kebutuhan Yodium dan Asam Folat

Kurangnya kandungan mineral seperti Yodium pada Ibu hamil dapat memengaruhi pertumbuhan otak, pertumbuhan, dan sistem saraf bayi.

Terlepas dari segala manfaatnya, Yodium tetap tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan, Bu.

Hal ini dapat meningkatkan risiko bayi lahir cacat secara psikologis dan juga masalah pada jantung.

Asam Folat memiliki peran penting dalam perkembangan tabung saraf pada otak dan sumsum tulang belakang janin.

Terganggunya kondisi tabung saraf dapat menyebabkan tidak optimalnya pertumbuhan otak dan saraf tulang belakang si Kecil.

Ada baiknya moms mengonsumsi vitamin khusus ibu hamil dan susu yang tentunya memiliki nutrisi, gizi, dan vitamin yang lengkap dan optimal bagi moms dan si kecil.

 

Cara paling efektif yang bisa Ibu lakukan adalah dengan melakukan kunjungan rutin ke dokter kandungan.

Pemeriksaan USG dapat mendeteksi secara dini keadaan janin si ibu.  

Terlebih jika Ibu memiliki garis keturunan cacat bayi, maka Ibu bisa melakukan tes terlebih dahulu sebelum merencanakan kehamilan moms.

Lakukan anjuran dokter, pastikan nutrisi dan istirahat yang cukup, serta nikmati masa kehamilan

Demikianlah 4 Tips Mencegah Risiko Bayi Cacat Lahir , Semoga Bermanfaat  ya moms

You May Also Like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.