10 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Program Hamil

Makanan Sehat Program Hamil

Program Hamil , Saat ini mungkin Anda telah membuat keputusan dengan pasangan untuk menjalani program kehamilan. Namun, untuk menjadikan kehamilan Anda sehat maka perlu diperhatikan hal-hal yang perlu Anda siapkan sebelumnya.

Dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 10 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Program Hamil :

1. Atur Jadwal Untuk Kunjungan Pra-Konsepsi

program hamil

Hubungi ahli kandungan, bidan, atau dokter keluargaAnda untuk melakukan pemeriksaan pra-konsepsi.

Dokter akan meninjau riwayat kesehatan pribadi dan keluarga Anda,serta kondisi kesehatan Anda saat ini.

Beberapa obat-obat dan suplemen tidak aman bagi kehamilan, dan beberapa diantaranya mungkin perlu diganti sebelum Anda mulai menjalani program hamil, sebab obat-obat tersebut tersimpan dalam lemak dan mengendap di tubuh Anda.

2. Periksa Masa Kesuburan Ibu

Sudah banyak aplikasi untuk memantau masa subur Ibu yang memudahkan kita untuk memeriksa secara cepat tanpa memusingkan perhitungan yang membuat kita bingung.

Karena hubungan seks tidak akan maksimal jika dilakukan di waktu yang kurang tepat.

Sperma memang bisa bertahan di fallopian tube dan Rahim hingga tiga hari, namun sel telur Ibu hanya bertahan selama 24 jam.

Paling baik adalah melakukan hubungan seks beberapa hari setelah haid berakhir hingga batas ovulasi tadi.

3. Sediakan Makanan Sehat

Makanan Sehat Program Hamil

Memilih makanan yang bergizi sebelum Anda memulai program kehamilan Anda, sehingga tubuh Anda akan dipenuhi dengan nutrisi yang Anda butuhkan untuk menerima kehamilan yang sehat.

Cobalah untuk mengasup minimal 2 cangkir buah dan 2 1/2 cangkir sayuran setiap hari, serta konsumsilah banyak biji-bijian dan makanan yang tinggi kalsium, seperti susu, jus jeruk yang mengandung kalsium dan yoghurt.

4. Perhatikan Berat Badan Ideal Anda

BMI Ideal Program Hamil

Anda berpeluang lebih besar untuk bisa hamil jika tubuh Anda berada pada berat badan yang sehat.

Memiliki indeks massa tubuh (Body Mass Index = BMI) yang terlalu rendah atau terlalu tinggi akan menyulitkan Anda untuk bisa hamil.

Wanita dengan BMI tinggi berpeluang lebih besar untuk mengalami komplikasi kehamilan atau persalinan, sementara wanita dengan BMI yang rendah berpeluang melahirkan bayi dengan berat lahir rendah.

Berkonsultasilah dengan dokter Anda tentang cara terbaik untuk mencapai berat badan ideal Anda.

5. Batasi Produk Kafein

Para ahli menyarankan wanita yang dalam program hamil untuk membatasi konsumsi kafein mereka hingga 200 miligram per-hari (sekitar satu cangkir kopi).

Meskipun tidak ada konsensus para ahli tentang berapa banyak asupan kafein yang aman selama kehamilan.

6. Hentikan Pemakaian Alat Kontrasepsi

Bagi banyak wanita, kesuburan mereka pulih segera setelah mereka berhenti menggunakan alat kontrasepsi.

Tetapi beberapa wanita lain mungkin butuh waktu beberapa bulan atau lebih untuk mulai berovulasi dengan normal lagi.

Tanda bahwa ovulasi Anda sudah kembali normal adalah ketika menstruasi Anda sudah mulai teratur.

7. Konsumsi Asam Folat

Mengkonsumsi suplemenasam folat sangat penting dalam program hamil.

Dengan mengkonsumsi 400 mikrogram (mcg) asam folat setiap hari selama setidaknya satu bulan sebelum Anda hamil dan selama trimester pertama kehamilan Anda.

Anda mengurangi risiko mengandung bayi yang menderita cacat tabung saraf sepertispina bifidahingga 50 sampai 70 persen.

Mengkonsumsi asam folat juga membantu mencegah beberapa cacat lahir lainnya.

Periksa juga untuk memastikan bahwa multivitamin yang Anda konsumsi tidak mengandung kadar vitamin A lebih tinggi dari asupan harian yang direkomendasikan, yaitu 770 mcg RAE (2.565 IU). Mengasup terlalu banyak vitamin A juga dapat meningkatkan resiko cacat lahir.

8. Hindari Terserang Infeksi

Sangat penting untuk menghindari infeksi ketika Anda sedang dalam program hamil, terutama jenis infeksi yang bisa membahayakan calon bayi Anda.

Anda harus menghindari jenis makanan tertentu, seperti keju lunak dan produk susu lainnya, daging merah,ikan mentahdan unggas tertentu.

Jenis makanan tersebut dapat menjadi sarang bakteri berbahaya yang menyebabkan listeriosis, sebuah penyakit yang dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir mati.

9. Waspada Faktor Lingkungan

Anda mungkin tidak dapat sepenuhnya menghilangkan semuabahaya racun lingkungan, tetapi Anda bisa melakukan usaha maksimal sebaik yang Anda bisa untuk mengurangi resiko kesehatan akibat racun lingkungan.

Perlu diingat bahwa beberapa produk pembersih, pestisida, pelarut, dan sumber air minum yang melewati pipa-pipa tua bisa berbahaya untuk bayi Anda.

10. Pikirkan dan Renungkan Ulang Keputusan Anda

Memiliki anak adalah komitmen seumur hidup. Sebelum Anda memulai program hamil, pertimbangkanlah apakah Anda sudah siap untuk mengemban tanggung jawab ini.

Berikut beberapa pertanyaan yang perlu Anda tanyakan dan jawab sendiri:

  1. Bagaimana rencana Anda untuk menyeimbangkan pekerjaan dan tanggung jawab terhadap anak-anak?
  2. Apakah Anda siap menjadi orangtua apabila ternyata anak Anda mengidap suatu penyakit tertentu dan tumbuh menjadi “anak dengan kebutuhan khusus”?
  3. Apakah pasangan dan Anda sendiri sama-sama siap dan berkomitmen untuk menjadi orang tua?

Menjadi orang tua tidak sepenuhnya mudah, maka dari itu kita perlu mempersiapkan segala sesuatu agar tidak menyesal dikemudian hari. Semoga artikel ini bermanfaat.

You May Also Like

About the Author: admin

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.